50 Kota, Sumbar — Satresnarkoba Polres 50 Kota menggelar penyuluhan bahaya narkoba kepada ratusan siswa SMA Negeri 2 Harau Boarding School sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar, Jumat (5/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Darul Ilmi SMA N 2 Harau Boarding School, Jorong Tarantang, Nagari Harau, Kecamatan Harau, itu dipimpin oleh KBO Resnarkoba Ipda Rinto Helmi, bersama dengan Kanit 2 Idik Ipda Yandri, S.H., turut hadir Bripda Steven Immanuel Harahap sebagai operator.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai jenis-jenis narkoba, dampak penyalahgunaan, ciri-ciri pengguna narkotika, hingga modus peredaran narkoba yang kerap menyasar generasi muda.
KBO Resnarkoba Polres 50 Kota, Ipda Rinto Helmi, mengatakan generasi muda harus memiliki pemahaman yang kuat terkait bahaya narkoba agar tidak mudah terpengaruh lingkungan maupun pergaulan negatif.
“Pelajar harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan menjadi pelopor hidup sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat, ” ujarnya.
Sementara itu, Kanit 2 Satresnarkoba Polres 50 Kota Ipda Yandri, S.H., mengingatkan para siswa agar bijak memilih lingkungan pergaulan dan memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif.
“Narkoba dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, bahkan memutus cita-cita generasi muda. Karena itu, kami mengajak seluruh pelajar untuk menjauhi narkoba dan berani melapor apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, ” kata Ipda Yandri.
Kegiatan yang juga diisi dengan sesi diskusi interaktif tersebut membuat Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pencegahan serta dampak penyalahgunaan narkoba.
Sebagai bentuk komitmen bersama memerangi narkoba, kegiatan ditutup dengan pembuatan video yel-yel anti narkoba bersama para siswa dan guru.
Polres 50 Kota berharap kegiatan edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan.
(Berry)

Dina Syafitri